The Role of Communal Wastewater Treatment Plants (WWTP) in Domestic Waste Management: Technology, Construction, Environmental Impact, and Community Participation
DOI:
https://doi.org/10.58471/health.v3i01.148Keywords:
Communal IPAL, domestic wastewater, community participation, environmental sanitation, waste management.Abstract
Communal Wastewater Treatment Plant (WWTP) is a domestic wastewater management system designed to serve several households in one community. The goal is to treat domestic liquid waste centrally so that it is safe for the environment. Communal WWTP is very important, especially in dense residential areas that cannot be served by individual or centralized wastewater treatment systems. This wastewater treatment process involves pipelines connected to storage tanks and wastewater treatment units built according to technical standards to prevent leakage and environmental pollution. Domestic liquid waste, such as greywater and blackwater, which is not properly treated can have negative impacts, including health problems, environmental degradation, and aesthetic damage. Therefore, community participation in the planning, construction, and maintenance of communal WWTP is very important. Active community participation can increase awareness of sanitation, improve environmental management, and support the sustainability of the WWTP system.
References
Afriyati, M. S., Utomo, S., & Udiana, I. M. (2015). Perencanaan Instalasi Pengolahan Air Limbah Rumah Tangga Komunal Pada Daerah Pesisir Di Kelurahan Metina Kecamatan Lobalain Kabupaten Rote-Ndao. Jurnal Teknik Sipil, IV(2), 159–166.
Ari, A. (2013). andi ari sumastono. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.
Afandi, Y. V., Sunoko, H. R., & Kismartini, K. (2014). Status Keberlanjutan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Komunal Berbasis Masyarakat Di Kota Probolinggo. Jurnal Ilmu Lingkungan, 11(2), 100.
Amini NR. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Efektivitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal di Kecamatan Depok, Sleman. Yogyakarta: Tesis Universitas Gadjah Mada; 2018.
Hasibuan, M. U. (2019). Jurnal oleh : mardiah ulfa hasibuan nim : 1702022040. Hidup, P. L., Hasibuan, R., Si, M., Tetap, D., & Labuhanbatu, S. (2016). Rosmidah Hasibuan ISSN Nomor 2337-7216. 04(01), 42–52.
https://www.google.com/search?client=firefox-b- d&q=jurnal+issn+rosmidah+hasibuan
Iskandar S, Fransisca I, Ariando E, Ruslan A. Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik-Terpusat Skala Permukiman. Jakarta: Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat;2016.
Meliyanti F. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepemilikan Saluran Pembuangan Air Limbah Rumah Tangga. J Aisyah J Ilmu Kesehat. 2018;3(1):87.
Surat Keputusan Gubernur Sumatera Utara Nomor 188.44/574/KPTS/2020 Tahun 2020
Sutrisno, S. (2016). Predisposisi Partisipasi Masyarakat dalm Perencanaan Kampung Wisata (Studi Kasus Kampung Wisata Santan). AGRARIS: Journal of Agribusiness and Rural Development Research, 2(1), 36–49.
Suhairi, A. P. (2019). LIMBAH DOMESTIK.
Slamet, Y. 1993. Pembangunan Masyarakat Berwawasan Partisipasi. Sebelas Maret University Press. Surakarta
Shaqiena, D. (2019). Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Masyarakat terhadap Malaria di Wilayah Kerja Puskesmas Hanura. Jurnal Analis Kesehatan, Volume 8, 43–47.
Suherman HR. Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Masyarakat dengan Ketersediaan Saluran Pembuangan Air Limbah di Kelurahan Lekobalo. 2016;1–7.
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.68/MENLHK/SETJEN/KUM.1/8/2016 Tentang Baku Mutu Air Limbah Domestik
Widyasari, I. P. (2008). Peran Serta Masyarakat Dala M Pengelolaan Limbah Di Kelurahan Jomblang Kota Semarang. Peran Serta Masyarakat Dalam Pengelolaan Limbah Di Kelurahan Jomblang Kota Semarang.












